Solskjaer Apes Berada di Era yang Sama Dengan Klopp dan Pep


Samusngbola – Ryan Giggs meminta Manchester United memberi toleransi kepada Ole Gunnar Solskjaer untuk meracik tim. Apalagi, dia harus bersaing dengan pelatih top.

Ole menangani The Red Devils sejak Desember 2018 dan diangkat menjadi manajer tetap pada Maret tahun ini. Sempat membawa MU tak terkalahkan di 11 pertandingan beruntun, kini Ole disorot karena MU justru inkonsistensi.

Untuk musim 2019/20, Ole baru membawa MU menang dua kali di Liga Inggris. Marcus Rashford dan kawan-kawan tertahan di peringkat ke-10 klasemen sementara Premier League.

Terbaru, MU ditahan imbang tanpa gol oleh AZ Alkmaar di Liga Europa pada Kamis (3/10), membuat mereka tidak pernah menang di 10 laga tandang bersama Ole di seluruh kompetisi. Mereka juga gagal membuat satu pun shot on goal dalam pertandingan itu.

Setelah hasil kurang oke di Liga Europa itu, MU bertamu ke St. James Park untuk menghadapi Newcastle United dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (6/10) mulai pukul 22.30 WIB. Menuju laga itu, Solskjaer pun dituntut untuk memperbaiki laju di laga away.

Meski begitu, Giggs, yang bermain bersama Solskjaer selama 11 musim di MU, meminta agar tak buru-buru melepas Solskjaer. Menurutnya, manajer 46 tahun tersebut sedang berusaha membangun ulang MU.


“(Melatih MU) itu pekerjaan yang sulit saat ini. Skuat yang dimiliki MU dalam 4-5 tahun terakhir merupakan campuran dari era Sir Alex Ferguson, David Moyes, Louis Van Gaal, dan Jose Mourinho,” ujar Giggs seperti dikutip Omnisport.

Ole sedang mencoba mengembalikan MU menjadi seperti dulu, mengambil pemain-pemain muda yang memiliki rasa lapar, seperti Daniel James, Aaron Wan-Bissaka, Harry Maguire.

Giggs menyebut Ole juga bernasib sial karena sering dibandingkan dengan klub-klub besar lain, seperti Manchester City dan Liverpool, yang memang sudah membangun skuatnya sejak lama.

Ole tidak beruntung karena berada di era yang sama dengan Juergen Klopp dan Pep Guardiola

Klopp menjalani tahun keempatnya di Liverpool. Pep sudah membangun Manchester City selama kurun waktu tersebut. Dan Mauricio Pochettino juga sudah enam tahun bersama Spurs

Ole juga harus diberikan waktu. Kamu perlu waktu untuk membentuk tim-mu sendiri, membuat mereka bisa bermain sesuai keinginanmu. Mengenai apakah di masa sekarang para manajer klub masih bisa memperoleh waktu yang dibutuhkan, itu beda soal.


Related posts

Leave a Comment