Tinggal Selangkah Lagi Macan Kemayoran Mengangkat Trofi Liga 1


Tinggal selangkah lagi, Persija Jakarta mengukuhkan diri sebagai kampiun Liga 1/2018. Unggul satu angka di puncak klasemen, Macan Kemayoran hanya butuh memenangkan laga pamungkas melawan Mitra Kukar untuk meraih sukses yang terakhir kali mereka raih 17 tahun silam.

Kegagalan PSM Makassar meraih poin penuh di Stadion PTIK membuat Persija di atas angin. Tim Juku Eja harus pasrah menyerahkan takhta sementara Liga 1 setelah bermain imbang 0-0 melawan Bhayangkara FC. Saat ini, Persija nyaman di puncak klasemen dengan 59 poin, disusul PSM yang mengoleksi 58 angka.

Dengan sisa satu pertandingan, cukup sulit bagi Pasukan Ramang bisa mengejar perolehan poin rivalnya. Hitungan matematis, Persija hampir dipastikan mengunci gelar juara pada laga terakhir melawan Mitra Kukar, Sabtu (8/12).

Naga Mekes yang saat ini tengah berjuang keluar dari zona degradasi bukan lawan berat bagi Macan Kemayoran. Apalagi, pertandingan akan digelar di kandang tim Ibu Kota, Stadion Patriot Bekasi. Meski di atas angin, Pelatih Stefano ‘Teco’ Cugurra menilai jika kompetisi belum berakhir dan gelar juara masih diperebutkan dua tim.

Karena itu, dia meminta anak asuhnya tetap menjaga fokus untuk meraih poin penuh pada laga terakhir melawan Mitra Kukar. Kemenangan dalam laga tersebut akan menjadi penentu gelar juara Persija yang terakhir kali diraih pada 2001 silam.

Namun, Teco memprediksi jika laga tidak akan berjalan mudah mengingat Naga Mekes butuh poin penuh untuk lolos dari jeratan degradasi. “Tidak mudah melawan tim zona degradasi. Mereka pasti bekerja keras karena butuh poin. Mitra Kukar butuh poin untuk bertahan di Liga 1. Tapi, kami butuh kemenangan untuk meraih gelar juara,” tandasnya.


Hal senada disampaikan Manajer Persija Ardhi Tjahjoko. Dia menegaskan kegagalan PSM meraih poin penuh di Stadion PTIK memang memperbesar peluang Macan Kemayoran bisa mengakhiri musim dengan gelar juara. Namun, hal tersebut bukan jaminan jika Ismed Sofyan dkk akan mendapat kalungan medali.

Sebaliknya, dia meminta seluruh elemen tim untuk fokus menghadapi partai terakhir melawan Mitra Kukar. Menurutnya, hanya kemenangan yang akan memastikan trofi Liga Indonesia kembali ke Ibu Kota.

“Peluang kami lebih besar untuk menjadi juara. Tapi, tim masih harus bekerja keras untuk bisa meraih kemenangan atas Mitra Kukar. Saya yakin pemain penuh semangat dan yakin laga akan sangat ramai,” katanya.

Pada partai terakhir nanti, Teco berharap agar laga bisa digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Alasannya, stadion kebanggaan timnas Indonesia itu mampu menampung lebih banyak suporter yang dipastikan bakal membeludak. Apalagi, laga tersebut merupakan penentuan gelar juara bagi Persija.

“Kami, baik pelatih maupun pemain, pasti mengharapkan pertandingan terakhir bisa dimainkan di GBK karena ini penutupan musim. Pertandingan penting dan kami tahu suporter pasti ingin menonton. Ketika bermain di stadion lain, tak cukup banyak suporter yang bisa datang dan kasihan mereka,” ujar Teco.

Di sisi lain, PSM tetap optimistis dengan peluang meraih gelar juara di akhir musim. Kendati tertinggal satu poin dari Persija, pelatih Robert Rene Alberts yakin tim Juku Eja keluar sebagai kampiun Liga 1. Pada partai terakhir nanti Pasukan Ramangakan menjamu PSMS Medan.

“Saya selalu yakin dengan kemampuan pemain. Kami masih berpeluang meraih gelar juara di pekan terakhir nanti. Kami harus bisa mengalah kan PSMS,” tandasnya.


Related posts

Leave a Comment