Solskjaer: MU Hadapi PSG di Saat yang Tepat


Paris St-Germain harus menghadapi Manchester United, yang tengah on fire. Maka dari itu, Ole Gunnar Solskjaer merasa ini saat yang tepat untuk MU memanfaatkannya.

Kedua tim akan berjumpa pada leg pertama 16 besar Liga Champions di Old Trafford, Rabu (13/2/2019) dini hari WIB. Jika ditengok saat pengundian Desember lalu, mungkin fans Setan Merah pesimistis karena kondisi tim saat itu sedang buruk. Tapi sekarang, keadaan berubah 180 derajat.,

Kondisi Setan Merah bisa dibilang jauh lebih bagus dari PSG. Sejak ditangani Solskjaer, rekor MU mendekati sempurna yakni 10 kemenangan dan satu hasil imbang di semua ajang..

Di sisi lain, PSG tampil tanpa tiga pemain andalannya yakni Neymar, Edinson Cavani, dan Thomas Meunier yang mengalami cedera. Solskjaer sadar timnya menghadapi PSG di momen yang tepat dan meminta Setan Merah memaksimalkannya dengan baik.

Kedua suporter dan para pemain tak sabar untuk pertandingan yang akan menjadi malam spesial. Jadi, saya ingin para pemain menatap laga dengan percaya diri,” ujar Solskjaer pada konferensi pers seperti dikutip akun twitter klub.

Semua tim yang kehilangan para pemain terbaiknya akan merasakan efeknya. Tapi, itu akan memberikan pemain lain kesempatan. Kondisi ini akan membuat mereka sulit ditebak. Tapi, kami bisa memperkirakan dengan tepat seperti apa mereka mempersiapkan pertandingan ini,” sambungnya.

Kami punya kesempatan terbaik untuk menang, jika melihat performa kami menjelang laga ini. Kami percaya diri dan terlihat sebagai sebuah tim. Jika ada waktu yang tepat untuk menghadapi laga besar, memang sekarang saatnya.


Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, mengakui Paris Saint-Germain adalah lawan yang sulit. Meski begitu, Solskjaer menyebut MU tak sabar melakoni duel kontra PSG.

Paris Saint-Germain adalah salah satu (undian) terberat yang bisa Anda dapatkan, tetapi laga yang kami tunggu-tunggu. Tiga penyerang mereka (Neymar, Edinson Cavani, Kylian Mbappe) mungkin adalah tiga pemain depan terbaik di luar Manchester.

Mereka memiliki pemain top, top di setiap posisi: empat di belakang, tiga di lini tengah, tiga di depan, dan semuanya adalah pemain yang fantastis.

Bermain di hadapan pendukung sendiri, skuat Setan Merah diunggulkan meraih kemenangan. Bukan hanya mendapat dukungan dari puluhan ribu suporternya yang memadati Old Trafford, MU juga sedang dalam performa terbaik.

Sejak diasuh Ole Gunnar Solskjaer pada 19 Desember 2018, Manchester United belum menelan kekalahan dalam 11 pertandingan terakhir. The Red Devils mampu merengkuh 10 kemenangan dan satu hasil imbang dari 11 laga tersebut.

Namun, Solskjaer mengingatkan anak asuhnya untuk tidak memandang remeh Paris Saint-Germain. Apalagi, PSG diasuh pelatih berpengalaman, yakni Thomas Tuchel.

Tuchel sangat bagus secara taktik. Dia bisa menerapkan formasi 3-4-3 atau dia bisa bermain dengan 4-4-2 atau 4-3-3. Jadi kami tidak bisa menyiapkan taktik khusus apa pun.

Manchester United harus berkonsentrasi pada diri sendiri, untuk memainkan sepak bola kami. Jika kami melakukan itu, saya menilai bisa memberi mereka pertarungan yang bagus.


Related posts

Leave a Comment