Mourinho: Paul Scholes Bisanya Cuma Mengkritik


 Mourinho: Paul Scholes Bisanya Cuma Mengkritik

 

BenderaBet – Kritikan legenda Manchester United, Paul Scholes soal performa The Reds rupanya membuat kuping Jose Mourinho panas. Pasalnya Scholes mengkritik MU setelah bekas klubnya itu bermain imbang 0 – 0 melawan Southampton, Sabtu (30/12/17).

Pria 43 tahun yang sekarang bekerja sebagai pundit itu menyebut para pemain dan manajer The Red Devils Berkinerja buruk.

“Para pemain tentunya berkinerja buruk dan mungkin manajemennya juga. Kinerja buruk itu terus berlanjut, terus berlanjut , terus berlanjut dan manajer harus bertanggung jawab untuk itu ,” Kata Scholes.

Selain itu, Scholes juga mengkritik Paul Pogba, yang dia anggap bermain bagus ketika masih berseragam Juventus.

Mourinho selaku manajer MU membalas semua kritikan Scholes seusai timnya mengalahkan Everton 2-0 di Goodison Park, Selasa 2/1/18) dinihari WIB. Pada laga itu, Pogba yang jadi sasaran kritik Scholes tampil cemerlang dengan sumbangan dua assist.

“Saya pikir satu-satunya hal yang dilakukan oleh Paul Scholes adalah mengkritik. Saya pikir dia tidak berkomentar, Saya pikir dia mengkritik, yang mana merupakan dua hal berbeda, tapi tak semua dari kami harus fenomenal, seperti halnya dia sebagai pemain, “kata Mourinho yang dikutip skySports.


“Dia dulunya adala pemain fenomenal. Itu tak berarti bahwa kami semua harus fenomenal. Paul (Pogba) selalu berusaha melakukan yang terbaik. Kadang-kadang dia tampil sangat baik, kadang-kadang dia bermain baik, dan kadang-kadang dia bermain tak terlalu baik.”

“Bukan salah Paul kalau dia mendapatkan Jauh lebih banyak uang daripada Paul Scholes. Itu bukan salah Satu Paul Pogba, cuma begitulah sepakbola.”

“tapi, saya pikir Scholes akan masuk dalam sejarah seperti seorang pemain fenomenal, bukan sebagai seorang pundit. jadi, saya lebih memilih untuk memandangnya sebagai seorang pemain fenomenal yang sudah memberikan begitu banyak hal untuk klub yang sekarang saya representasikan dengan bangga dan tiap hari saya berusaha melakukan yang terbaik.”

Mourinho mengingatkan Scholes tentang beratnya menjadi seorang manajer di kompetisi sekeras Premier League. Menurut Pria asal Portugal itu, scholes sudah cukup hebat andai jadi manajer dan bisa meraih seperempat dari jumlah trofinya.

“Jika Paul suatu hari nanti memutuskan untuk jadi manajer, saya mendoakan dia bisa 25 persen sesukses diri saya, karena 550 persen berarti 12 setengah trofi, 25 persen berarti sekitar enam trofi. Jika dia bisa 25 persen, dia akan cukup gembira,” Ungkap Mourinho.

“Dalam pikiran saya, Paul Scholes adalah seorang pemain fenomenal, salah satu pemain terbaik di lini tenah yang pernah saya lihat, dan dia sudah memberikan begitu banyak hal kepada klub saya. Saya hanya bisa berterima kasih kepadanya untuk itu, karena prestasi klub ini didasarkan pada orang-orang seperti dia, sangat sukses disini,”ujarnya.


Related posts

Leave a Comment