Jelang Hadapi Polandia, Mancini: Tidak Ada Waktu untuk Kalah


Roberto Mancini akan bertanggung jawab penuh atas timnas Italia saat melawan Polandia di ajang UEFA NAtional League, Sabtu (8/9/2018) dini hari WIB. Dia bertekad membawa Azzuriri kompetitif berlaga di kompetisi ini.

Mancini ditunjuk menggantikan Gian Piero Ventura yang gagal membawa Italia lolos berkompetisi di Piala Dunia 2018. Mancini akan memulai debutnya sebagai pelatih timnas Italia saat berkompetisi di ajang Liga Liga Bangsa-Bangsa Eropa

Italia tergabung bersama Polandia dan Portugal di Divisi A Grup 3. Italia akan memulai pertandingan perdana melawan Polandia yang akan diselenggarakan di Stadio Dall’Ara, Bologna. Mancini memiliki historis jika berbicara tentang stadion ini mengingat di tempat yang sama dia membuat debut Serie A-nya sebagai seorang pesepak bola profesional.

“Jelas, ada sensasi kuat ketika saya membuat debut. Dan besok adalah pertandingan resmi pertama, jadi jelas ada sentimen khusus di sana,” kata Mancini dikutip dari Football Italia, Jumat (7/9/2018)

“Saya telah memutuskan baik starting XI dan 23 untuk skuad penuh, tetapi sebelum memberi tahu Anda, saya merasa hanya benar untuk berbicara dengan para pemain terlebih dahulu. Setelah saya memberi tahu mereka, saya dapat mengungkapkannya kepada Anda besok,” beber mantan pelatih Manchester City.


Mancini telah menyiapkan skenario untuk mengamankan kemenangan di laga persahabatan ini. Skema permainan menyerang (4-3-3) bakal diterapkan di era baru kepelatihannya.

Jelang pertandingan, Mancini meminta para skuatnya untuk tidak menganggap remeh lawan-lawan mereka. “Saya rasa sistem taktis sama pentingnya dengan sikap yang dimiliki oleh tim. Itu berjalan cukup baik dengan laga persahabatan kami pada bulan Juni. Saya pikir Liga Bangsa-Bangsa adalah kompetisi positif, karena lebih baik bagi para pemain untuk merasa mereka berjuang untuk tiga poin. Ini dapat membantu kami memperkenalkan pemain muda ke panggung internasional,” terang pelatih 53 tahun.

“Di atas kertas, kami berada dalam grup dengan beberapa tim yang sangat kuat, mungkin lebih kuat dari kami pada saat ini. Kami harus menyerang dan bermain untuk menang. Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2018 karena kami tidak mencetak gol melawan Swedia di babak Play off. Dan saat ini kami harus bekerja untuk menjadi lebih klinis dan efektif di depan gawang lawan,” cetus mantan pemain Bologna.

“Tidak ada waktu untuk kalah dan kami punya beberapa masalah, tapi turnamen ini bisa memberi kami kepuasan,” pungkas mantan pelatih Inter Milan.


Related posts

Leave a Comment