Calderon Kecam Keputusan Real Madrid Jual Ronaldo


Keputusan Real Madrid menjual Cristiano Ronaldo pada bursa transfer musim panas ini mengundang reaksi Ramon Calderon. Mantan presiden Real Madrid ini, yang berjasa menghadirkan sang megabintang di Santiago Bernabeu, mengecam kebijakan manajemen Los Blancos.

Ronaldo bergabung dengan Madrid pada Juli 2009 ketika Calderon sudah lengser. Namun, pria 67 tahun tersebut lebih dulu membuka jalan Ronaldo menuju Santiago Bernabeu karena dia yang memulai proses negosiasi dengan Manchester United.

Sembilan tahun merumput bersama Real Madrid, Ronaldo mengakhiri kebersamaan dengan klub raksasa Liga Spanyol tersebut. Dia kini berseragam Juventus yang menebusnya dengan mahar 100 juta euro (sekitar Rp 1,7 triliun).

Di Allianz Stadium, Ronaldo terikat kontrak selama 4 tahun dan akan menerima gaji 30 juta euro (sekitar Rp 504,920 miliar) per musim. Penyerang berusia 33 tahun tersebut sudah diperkenalkan secara resmi sebagai pemain baru Bianconeri pada Senin (16/7/2018).


“Penjualan Cristiano Ronaldo membuat saya sangat sedih. Tak cuma biaya, saya berjuang sangat keras untuk mencapai kesepakatan dengan Manchester United karena klub tersebut tak mau menjualnya,” ujar Calderon kepada Diario AS.

“Dia bisa mencetak 60 gol dalam satu musim untuk anda dan tidak ada pemain lain dengan harga 100 juta euro yang bisa melakukan itu.”

“Harga tidak menjadi masalah tetapi mengapa klausul pelepasannya tidak pernah tercapai karena tidak ada yang sepadan dengan dia. Ini merupakan sebuah kesalahan besar.”

Selama bersama Real Madrid, Ronaldo meraih banyak gelar bergengsi. Dia memperoleh empat gelar Liga Champions, tiga Piala Dunia Antarklub dan dua trofi La Liga. Dia pun membuat sejarah sebagai top scorer sepanjang masa dengan torehan 450 gol dan 131 assist dari 438 pertandingan resmi.


Related posts

Leave a Comment