6 Langkah Perancis ke Final Piala Dunia 2018


Timnas Perancis melangkah ke final Piala Dunia 2018 seusai melewati enam pertandingan fase grup dan fase gugur. Timnas Kroasia akan menjadi lawan ketujuh mereka di Rusia.

Final Piala Dunia 2018 akan mempertemukan Perancis vs Kroasia di Stadion Luzhniki, Minggu (15/7/2018) pukul 22.00 WIB.

Duel tersebut bisa dikatakan final ideal karena kedua tim tidak pernah kalah dalam perjalanan menuju partai puncak.

“Kami ingin memberikan kebahagiaan yang lebih besar kepada masyarakat (Perancis) dengan memenangi laga pada Minggu,” kata pelatih Perancis, Didier Deschamps, seusai kemenangan atas Belgia pada semifinal Piala Dunia 2018, Selasa (10/7/2018), di situs web resmi FIFA.

Berikut adalah 6 pertandingan yang dilakoni Perancis menuju final Piala Dunia 2018:

16 Juni 2018, Perancis 2-1 Australia (Antoine Griezmann 58′, Aziz Behich 81′-bunuh diri ; Mile Jedinak 62′-pen)

Perancis memenangi laga pertama di Grup C berkat bantuan Video Alat Bantu Wasit (VAR). Eksekusi penalti Antoine Griezmann yang membuka keunggulan Perancis terjadi setelah wasit memantau ulang pelanggaran via video.

Namun, Perancis perlu bersusah payah untuk menang. Australia sempat membuat skor sama kuat sebelum Paul Pogba memaksa pemain lawan melakukan gol bunuh diri yang menyegel kemenangan Les Bleus.

21 Juni 2018, Perancis 1-0 Peru (Kylian Mbappe 34′)

Penampilan Perancis pada pertandingan melawan Peru menuai kritik, sekalipun meraih kemenangan. Hal itu tak lepas gaya bermain pragmatis pasukan Didier Deschamps pada babak kedua atau seusai unggul.

Dengan materi pemain yang jauh lebih baik, Perancis hanya memiliki 44 persen penguasaan bola. Namun, permainan rapat ala Deschamps membuat Peru hanya bisa melepas dua tembakan tepat sasaran berbanding empat dari Perancis.

26 Juni 2018, Denmark 0-0 Perancis


Perancis sudah memastikan lolos sejak meraih kemenangan atas Peru. Denmark pun hanya mengincar hasil imbang melawan Perancis demi menempatkan kakinya di babak 16 besar.

Hal tersebut membuat pertandingan ini berjalan membosankan, apalagi Perancis mengistirahatkan sejumlah pemain utamanya termasuk kiper Hugo Lloris. Jika memakai mengubah sebuah peribahasa, laga ini bisa dilukiskan bahwa kedua tim menang segan, kalah pun tak mau.

30 Juni 2018, Perancis 4-3 Argentina (Antoine Griezmann 13′-pen, Benjamin Pavard 57′, Kylian Mbappe 64′, 68 ; Angel Di Maria 41′, Gabriel Mercado 48′, Sergio Aguero 90’+3)

Kematangan taktik Deschamps dan mentalitas para pemain Perancis terlihat pada pertandingan ini. Sempat tertinggal oleh Argentina, tetapi Perancis bisa membalas dan memenangi laga.

“Tim kami memang lebih muda, tetapi mereka punya kemampuan untuk terus berjuang. Dengan mentalitas seperti itu, kami bisa melangkah jauh,” ucap Deschamps.

6 Juli 2018, Uruguay 0-2 Perancis

Pada pertandingan ini, Perancis memang mendominasi permainan dengan 61 persen penguasaan bola. Namun, soal peluang, kedua tim sama-sama melepas 11 tembakan.

Pembeda dari hasil akhir disebabkan oleh penampilan dua kiper. Hugo Lloris bisa menggagalkan empat tembakan tepat sasaran ke arahnya, sedangkan Fernando Muslera membuat blunder, bahkan tak ada penyelamatan dari dua tembakan tepat Perancis.

10 Juli 2018, Perancis 1-0 Uruguay (Samuel Umtiti 51′)

Penampilan Perancis kembali mendapat kritik meskipun punya 19 peluang dari cuma 36 persen penguasaan bola. Belgia yang punya penguasaan bola lebih lama meski hanya punya 9 peluang, tersisih lewat gol Samuel Umtiti dari situasi sepak pojok.

“Saya lebih baik kalah dengan tim Belgia seperti ini dibandingkan menang dengan cara tim Perancis,” kata kapten Belgia, Eden Hazard, mengomentari permainan pragmatis Perancis dalam mencari kemenangan.


Related posts

Leave a Comment